Mencintai itu terkadang harus menunggu
Author : tri ayu prastika
aku didekatmu tapi mengapa aku tak bisa menggapaimu. cinta
ini membuatku bingung antara bertahan atau menyerah untuk berada di sampingmu. karena
sekuat apapun diriku aku tak bisa bertahan bila kau tak menginginkan diriku. mungkin
bila aku pergi menjauh, aku bisa melupakan perasaan ku kepadamu. tapi entah
mengapa walaupun waktu berganti aku tak bisa melupakanmu. berbagai cara telah
aku lakukan untuk melupakanmu. memang benar apa kata pepatah jika berjodoh
pasti bertemu lagi. seperti saat ini aku bertemu denganmu walau kau tak
menyadari keberadaanku. karena aku merubah penampilanku agar kau tak
mengenaliku. tapi mengapa saat aku melihatmu ada kekosongan dalam hatimu, apa
yang terjadi selama aku pergi. tapi apakah aku bisa berbicara denganmu jika aku
sudah berjanji tidak akan memperhatikanmu lagi. agar rasa ini tak ada lagi, namun
sekuat aku bertahan aku tak bisa melihatmu begini. aku memberanikan diriku
untuk berbicara denganmu. dan aku sangat terkejut saat kau menjawab bahwa kamu
sangat merindukan seseorang yang kamu anggap tidak ada saat dirinya
meninggalkanmu hidupmu terasa kosong dan sekarang kamu menunggunya untuk
kembali lagi padamu, dan mengucapkan kamu sangat mencintai nya. sungguh rasanya
aku ingin menangis, ternyata dirimu begini karena diriku. aku tak tau harus
berbuat apa jika aku memberi tau mu. bahwa orang yang selama ini kau tunggu itu ada
di depanmu, apa yang akan kau lakukan. seiringnya waktu akhirnya kebenaran
tentang diriku kau mengetahuinya, kau sangat marah kepadaku hingga aku melihat
kau pergi menjauh meninggalkanku sendiri. akhirnya ku putuskan untuk pergi. namun
entah mengapa kau sudah ada didepan rumahku dan saat kau melihatku keluar dari
rumah kau langsung memelukku erat dan mengucapkan kata – kata yang sangat ingin
ku dengar sejak dulu, kata – kata yang sederhana tapi indah untukku.
“aku
sangat mencintaimu. jika kau pergi, hidupku akan terasa kosong
seperti dulu. dan jika kau benar – benar
ingin pergi dariku aku akan mengikatmu dengan pernikahan agar
kamu tidak pergi lagi meninggalkanku saat itu. aku hanya marah, saat kau
tak bilang padaku bahwa kau orang yang aku tunggu untuk kembali
kepadaku. tapi aku menyadari itu juga
kesalahanku, jadi saat mendengarmu akan pergi
lagi aku langsung pergi menemuimu dan aku tak akan pernah melepaskan mu seumur
hidupku.”
Akhirnya kita menikah dan hidup bahagia selamanya apalagi
dilengkapi dengan anak kami yang masih dalam kandunganku.
The end
Komentar
Posting Komentar